Page 50 - Seni Dan Teknik Mengajar Daring
P. 50

SENI DAN TEKNIK MENGAJAR DARING



                     Menciptakan proses belajar mengajar yang menyenangkan di masa pandemi memerlukan

               tantangan tersendiri, pembelajaran yang biasanya dengan tatap muka berubah menjadi tatap
               maya, maka perubahan pembelajaran pun dilakukan dengan membuat video pembelajaran yang

               menyenangkan bagi peserta ajar sehingga peserta ajar tetap merasa belajar seperti tatap muka.
               Pendekatan yang dapat di adopsi dalam situasi pembelajaran daring adalah adanya keterlibatan

               secara  aktif  dari  pengajar  dalam  memberikan  pengajaran  /materi  kepada  murid  disertai

               pemberian  penilaian  dengan  tambahan  sapaan  yang  hangat  menyentuh  sisi kemanusiaan.
               Merujuk Dunwill (2010) terdapat prinsip dari pembelajaran daring yang harus diperhatikan

               yaitu
                       1. Kontak pembelajar - pengajar

                       2. Kolaborasi antar pembelajar

                       3. Suasana belajar aktif
                       4. Umpan balik yang cepat

                       5. Tujuan pembelajaran yang dapat dicapai
                       6. Penghargaan atas perbedaan

                     Kemampuan pengajar untuk dapat menjalin interaksi pembelajar dan pengajar meskipun
               berbeda  ruang  dan  tempat  untuk  menjalin  keterkaitan  dalam  pembelajaran.  Pemberian

               penghargaan  dengan  kalimat  apresiasi  posistif  tertucap  maupun  tertulis  sangat  mendukung

               terjalinnya  pembelajaran  yang  menyenangkan.  Pendekatan  Community  of  inkuiri  dalam
               pembelajaran  daring  sebuah  keniscayaan.  Pengajar  mampu  sebaiknya  mampu  menghargai

               kehadiran secara sosial, kognitif dan kehadiran pembelajar. interaksi antar sesama peserta didik
               akan menciptakan pengalaman sosial (social presence), interaksi peserta didik dengan materi

               pembelajaran  akan  menghadirkan  pengalaman  interaksi  secara  kognitif  dengan  materi

               pembelajaran  (cognitive  presence),  dan  interaksi  peserta  didik  dengan  pengajar  akan
               menciptakan  pengalaman  belajar  yang  terancang  secara  sistematik  oleh  pengajar  (teaching

               presence).  Dalam  buku  Pembelajaran  online  oleh  Tian  disampaikan  bahwa  kehadiran
               pembelajar-teaching  presence  -  yakni  pengalaman  peserta  /murid  dalam  menikmati

               pembelajaran yang disediakan oleh pengajar Pembelajaran berupa materi yang disajikan secara

               langsung /synchronous maupun asynchronous beupa penugasn maupun materi secara audio
               visual  mejadi  sarana  untuk  menjalin  interaksi  pembelajaran.  Pengalaman  belajar  yang

               dirasakan peserta /siswa menjalin sebuah interaksi sosial karena adanya kebersamaan dalam
               proses pembelajaran, Hal inilah yang disebut -social presence-. Adapun pengalaman belajar

               berupa pemakanaan materi pembelajran melalui daring yakni Cognitive presence adalah kunci
               keberhasilan dalam pembelajaran daring. Pemaknaan yang ada berupa seluruh interaksinya


                                                           50
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55