Page 127 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 127

menyergap  ruang  kabin,  menciptakan  kecanggungan  yang

          menyesakkan. Namun, Farras segera mencairkan suasana dengan

          candaan  yang  membuatku  kembali  menimpali  dengan  kalimat-
          kalimat yang memancing kekesalannya.

          "Eh, kok gitu? Cuma aku ya yang boleh ngeselin kayak gini, kamu

          jangan  ikutan!" celetuknya  sambil  tertawa  kecil.  Aku  justru
          semakin sengaja membalikkan setiap ucapannya hingga ia tertawa

          menyerah.
          “Apa  sih,  Gin,  asli  yaa  aku  baru  kali  ini  diginiin  cewek.  Malah

          dibalikin semua omonganku," gumamnya di sela tawa.

               Mobil  terus  merayap  membelah  jalanan  yang  semakin
          menyempit, menyerupai gang-gang di pedesaan.

          "Jauh banget, Beb,"  keluhku mulai bosan. Untuk mengusir jenuh,

          aku menyambungkan ponsel ke audio mobil dan memutar lagu-
          lagu NDX yang sedang kugandrungi.

          "Dasar  orang  Cirebon,  seleranya  'kampung'  banget,"  ejeknya

          sambil menggelengkan kepala.

          "Dih,  ini  band  besar,  ya!  Fansnya  di  mana-mana!" protesku  tak
          terima, sambil terus bernyanyi mengikuti lirik bahasa Jawa yang

          menggema di dalam mobil.







                                                                        127
   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132