Page 133 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 133
untuk kali ini, gue yang pegang kendali," ledekku sengaja
memamerkan 'kekuasaan' malam ini.
Mendengar gertak sambalku, Farras tidak tersinggung. "Hahaha".
Ia hanya tertawa lepas, menyadari posisinya yang sedang
"terancam".
Begitu urusan perut dan pembayaran selesai, tujuan kami
berikutnya adalah mencari mesin ATM. Target utama kami adalah
ATM Mandiri, sebab saldo di rekening BCA-ku sedang tidak
mencukupi untuk dipinjamkan. Awalnya kami mencoba
peruntungan di gerai ATM BNI terdekat, namun nihil, transaksi
tidak bisa diproses. Akhirnya, motor kembali melaju menuju ATM
Mandiri yang berada di kawasan Rumah Sakit Harum.
Memasuki area rumah sakit, kami buta arah mengenai letak
pasti mesin penarik tunai tersebut. Aku pun turun dari motor,
menghampiri petugas keamanan yang berjaga untuk bertanya.
"Ada di ujung sana, Mbak," ujar pak security ramah sembari
menunjuk ke arah sudut terdalam area rumah sakit.
Di sinilah sifat jahil Farras yang kekanak-kanakan mulai
kumat. Alih-alih memintaku kembali naik ke atas motor untuk
memboncengnya ke titik tujuan, ia justru menyeringai dan
membiarkanku berjalan kaki sendiri menuju ATM di ujung sana,
sementara ia perlahan mengekor di sampingku dengan motornya.
133

