Page 137 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 137
"A ku ganti baju dulu, ya," ujarku sembari memutar tumit, hendak
kembali masuk ke dalam kost. Namun, jemarinya menahan
pergelangan tanganku dengan lembut.
"Enggak usah ganti. Pakai ini aja," ucapnya santai.
Aku menatap penampilanku sendiri dengan sangsi. "Masa pakai
celana pendek begini?"
"Enggak apa-apa, cuma makan sebentar," balasnya meyakinkan.
Akhirnya, aku menyerah dan membiarkan angin malam menerpa
kakiku saat motornya mulai menjauh dari area kost.
Roda motor membawa kami membelah malam, hingga
akhirnya ia membelokkan kemudi ke sebuah rumah makan
Padang di dekat SWINS, kampus tempatku mengabdi setiap hari.
Di sana, di bawah pendar lampu yang temaram, Farras memesan
makanan dengan lahap, sementara aku hanya memesan segelas es
teh manis sebagai kawan duduk.
"Kok cakep banget hari ini?" pujinya tiba-tiba. Matanya
menatapku dengan binar kekaguman yang jujur.
Aku tertawa getir dalam hati. Cakep? Aku merasa seperti musang
yang baru bangun dari liang, berantakan dan tanpa persiapan.
Namun, tatapannya tak beralih, seolah semua kekacauan
penampilanku malam ini adalah mahakarya di matanya.
137

