Page 138 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 138

Lalu, ia menyodorkan ponselnya. Ia ingin aku mendengar sebuah


          lagu  ciptaannya.  Aku  tahu,  lagu  itu  adalah  hasil  generate dari
          SUNO, sebuah aplikasi AI, namun ia bersikeras bahwa setiap bait
          liriknya  lahir  dari  jemarinya  sendiri.  Aku  melepas  TWS-ku,

          menggantinya dengan miliknya yang memiliki kualitas audio jauh
          lebih jernih.

               Lagu pop mellow    mulai mengalun. Melodinya begitu indah,

          menyusup  ke  sela-sela  kesadaranku  sejak  detik  pertama  intro
          dimulai.  Awalnya,  aku  berniat  menggodanya  dengan  pura-pura

          menangis karena aku tahu lelakiku ini sangat haus akan validasi

          atas karyanya. Namun, saat sebuah larik menyapa telingaku:
          "Aku ingin pulang pada diriku yang hilang..."

          Pertahananku  runtuh  seketika.  Isak  tangis  yang  awalnya  ingin

          kupalsukan justru meledak menjadi nyata. Sesak yang selama ini
          kusumbat di dada tumpah begitu saja. Farras seketika panik, raut

          wajahnya berubah tegang.

          "Eh, kamu kenapa?"   tanyanya kikuk. Ia tampak serbasalah karena
          tangannya yang masih berlumur bumbu makanan membuatnya

          tak bisa berbuat banyak untuk menyeka air mataku.

               Aku  tak  sanggup  menjawab.  Kutenggelamkan  wajahku  di
          atas  lipatan  tangan  di  atas  meja,  membiarkan  isak  itu  menjadi

          latar  suara  di  tengah  riuh  rendah  rumah  makan.  Lirik  itu


                                                                        138
   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143