Page 166 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 166
untuk sekadar makan malam singkat, sekaligus mengembalikan
lunch box yang sudah kosong. Tidak ada obrolan berat, hanya
jamuan makan malam sederhana yang penuh kehangatan. Setelah
memastikan perutku terisi dan suasana hatiku membaik, dia
kembali menggenggam jemariku dan mengantarkanku pulang
hingga ke depan gerbang kost. Kegagalan masakan subuh tadi
mungkin menyisakan kecewa, namun cara Farras merayakan
usahaku malam ini membuatku sadar, bahwa cinta tidak melulu
soal rasa yang sempurna, melainkan tentang bagaimana kita
saling menerima prosesnya.
166

