Page 172 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 172
di balik setiap untaian kalimat omelannya yang tegas, aku bisa
mendengar dengan jelas nada khawatir yang tulus. Aku tahu betul,
kemarahannya adalah bahasa cinta dan bentuk kepeduliannya
yang teramat besar padaku.
Durasi panggilan malam itu tidak berlangsung terlalu lama.
Setelah badai omelannya mereda dan berganti dengan obrolan
hangat yang singkat, aku pun berpamitan padanya untuk
mengakhiri hari dan menjemput mimpi.
172

