Page 221 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 221

BAB 41 : RETAK DI BALIK PESTA KEMBANG API


             31 Desember 2025: Seni Mencintai dalam 73 Larangan


               Malam pergantian tahun seharusnya menjadi kanvas kosong

          yang siap dilukis dengan warna-warna indah. Aku menanti malam
          itu  dengan  debar  yang  tak  sabar.  Rencananya,  Farras  akan

          membawaku ke Citra 8. Meski jujur saja, aku asing dengan tempat

          itu. Farras memang gemar membawaku ke tempat-tempat yang
          menurutnya  "permata  tersembunyi,"  walau  seringkali  bagiku

                        .
          berakhir  zonk Namun,  bukankah  bagi  seseorang  yang  sedang
          jatuh  hati,  tujuannya  bukanlah  tempatnya,  melainkan  dengan
          siapa kita melangkah?

               Pukul delapan malam, Farras tiba. Aku turun menemuinya
          dengan  semangat  yang  meluap.  Namun,  langit  seolah  ingin

          menguji  kami;  gerimis  mulai  turun  membasahi  bumi.  Kami

          memutuskan menepi di sebuah kedai kopi sederhana. Di sana, aku
          menyantap nasi goreng magelangan dan teh hangat, sementara ia

          hanya ditemani segelas kopi hitam. Sayangnya, perhatiannya tak
          ada padaku. Ia larut dalam dunia kecil di layar ponselnya. Sebuah

          kebiasaan  yang  kerap  membuatku  merasa  tak  kasatmata.  Tak

          tahan dengan pengabaian itu, aku segera melunasi tagihan dan





                                                                        221
   216   217   218   219   220   221   222   223   224   225   226