Page 23 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 23
BAB 4: BUBUR CIKINI
20 Oktober 2025: Catfishing
Usai percakapan telepon tempo hari, Farras bersikeras
mengajakku bertemu. Namun, hatiku masih dipenuhi penolakan.
Berbagai alasan kusunyi-anyam untuk menghindar. Aku bilang
padanya bahwa aku sibuk, aku bilang tak bisa, seberapa pun ia
mencoba mendesak. Hingga pada 19 Oktober 2025, akhirnya
pertahananku luluh. Aku mengiyakan ajakannya, meski dalam hati
aku sudah merancang rencana kecil: besok pagi, aku akan
berpura-pura sakit.
Kala itu, dengan nada yang sedikit jemawa, ia bertanya ingin
dijemput dengan apa.
"Aku bisa bawa mobil, tapi naik motor pun tak masalah," katanya.
Aku hanya tersenyum tipis mendengarnya. Lucunya, rekaman
suara saat ia mengajakku bertemu itu masih tersimpan rapi di
galeri ponselku, menjadi saksi bisu awal mula drama ini.
Lucunya, semesta seolah mendengarkan niat pura-puraku.
Pagi itu, aku benar-benar terbangun dengan flu yang parah. Tanpa
perlu bersandiwara, aku mengiriminya pesan bahwa pertemuan
kami harus batal. Namun, Farras tak menyerah. Ia terus
23

