Page 28 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 28
BAB 5: GINA DAN GAMIS COKELAT POPAY
21 Oktober 2025: Saksi Pertama dalam Samaran
Kupikir, pertemuanku dengan Farras semalam adalah
sebuah titik, akhir dari sebuah prolog singkat yang tidak perlu
berlanjut. Namun, semesta tampaknya punya selera humor yang
berbeda. Pagi ini, sebuah notifikasi muncul di layar ponselku. Dia
menawarkan diri untuk mengantarku ke kampus. Aku menolak,
tentu saja. Logikaku meronta, bagaimana mungkin jarak kost ke
kampus yang tak sampai 200 meter, hanya butuh lima menit
berjalan kaki, harus ditempuh dengan kendaraan? tapi, sejak awal
mengenal Farras, aku sadar satu hal: dia adalah definisi dari
sebuah persistensi yang memaksa.
Hari itu, aku tampil dengan rupa yang jauh dari diriku yang
biasanya. Aku mengenakan gamis cokelat dipadu hijab panjang
milik Popay, memenuhi janji konyol pada teman-temanku untuk
tampil lebih "islami" hari itu. Dalam hati, aku terus merutuk.
Bayangkan saja, semalam aku menemuinya dengan baju tidur di
kencan pertama kami, dan pagi ini aku menjelma menjadi sosok
yang tampak jauh lebih dewasa, atau mungkin, bagi sebagian
orang, tampak seperti ibu-ibu.
28

