Page 32 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 32
BAB 6 : SIANIDA MANIS
22 Oktober 2025: Tentang Cokelat dan Hati yang Berpagar
Sebuah denting notifikasi memecah keheningan pagi,
membawa sebuah pesan singkat dari Farras yang terbaca di layar:
"5 menit lagi coklatmu sampai."
Aku segera bergegas turun, dan benar saja, sosoknya sudah berdiri
di sana tak lama kemudian. Setelah tahu aku memiliki GERD dan
tidak bisa mengkonsumi kafein, ia memilih membawakan
minuman cokelat sebagai pengganti kopi. Ia sempat menawarkan
diri untuk mengantarku ke kantor, namun aku menolak dengan
halus. Tak tega rasanya membiarkan temanku berangkat sendirian
jika aku memilih pergi bersamanya. Beruntung, ia mengerti dan
segera berpamitan untuk melanjutkan perjalanannya menuju
kantor.
Setibanya di kampus, Jihan menyambutku dengan mata
tertuju pada cokelat di tanganku dan aku memberitahunya bahwa
cokelat dingin itu dari koko.
"Koko sweet banget sih, gemes!" celetuknya dengan nada
menggoda.
32

