Page 29 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 29
"Aku udah di bawah, aku antar kamu ke kampus yaa" pesan itu
masuk tanpa permisi.
Jantungku mencelos. Dengan langkah ragu dan rasa tidak percaya
diri yang membuncah, aku turun menemuinya. Pikiranku kalut;
apakah dia akan langsung ilfeel melihat penampilanku? Aku
menaiki motornya dengan kecanggungan yang nyata. Saking
gugupnya, kakiku tak sengaja menyenggol tempat sampah saat
motor mulai melaju. Beruntung, perjalanan itu sesingkat napas
yang tertahan. Kami sampai di kampus setelah menempuh 2 menit
menggunakan motor.
"Ini kopi buat kamu," ucapnya seraya menyodorkan satu cup kopi.
"Aku ngga bisa minum kopi," jawabku pelan. Namun, aku tetap
menerimanya. Bukan karena haus, tapi karena aku masih
menghargai usaha yang terselip di sana.
Setelah Farras berpamitan, aku masuk ke kampus, Jihan
sudah berdiri dengan tatapan menggoda. Ia tertawa melihat
transformasiku hari ini, sembari melontarkan pujian tipis yang
terdengar seperti ejekan sayang.
"Diantar siapa?" tanyanya. Aku hanya menjawab singkat.
"Koko", jawabku singkat.
Tak lama, Popay tiba dengan berjalan kaki sendirian.
"Parah banget, Kak Popay ditinggal!" seru Jihan memprovokasi.
29

