Page 273 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 273

Mendengar  kalimat  itu,  dia  langsung  panik  dan  dengan  segala

          retorika manisnya berusaha meyakinkanku bahwa rasa sayangnya

          tidak  pernah  berkurang  satu  persen  pun.  Aku  tersenyum
          kemenangan di balik cermin kamar kostku.

               Percakapan kami terus mengalir tanpa arah, namun terasa
          begitu menghidupkan. Suara tawa renyah yang sesekali terdengar

          dari  seberang  sana  adalah  pasokan  dopamin  terbaik  yang

          mengaliri  pembuluh  darahku  hari  ini.  Aku  selalu  takjub
          bagaimana seorang Farras yang dulunya terkenal sangat kaku dan

          dingin,  kini  bisa  berubah  drastis  menjadi  sosok  yang  gemar

          menggunakan  baby  voice        dan  bertingkah  freak      demi
          mengimbangi  segala  kelakuan  random-ku.  Kami  adalah  dua

          frekuensi aneh yang entah bagaimana bisa selaras dengan begitu

          indahnya.
               Jarum jam akhirnya merambat ke angka 08.40 WIB. Realitas

          memanggilku  untuk  segera  beranjak  ke  kampus.  Dengan  berat

          hati, aku berpamitan padanya, tak lupa menyelipkan untaian doa
          agar dia selalu berhati-hati saat berkendara di luar sana. Telepon

          ditutup, namun kehangatan dari obrolan pagi itu tetap tertinggal,

          mengiringi setiap langkahku menyongsong hari.





                                                                        273
   268   269   270   271   272   273   274   275   276   277   278