Page 275 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 275

pelampiasan  atas  hari  yang  melelahkan,  tanpa  sadar  dua  porsi

          makanan  berpindah  cepat  ke  dalam  perutku.  Seketika,  rasa

          kenyang yang luar biasa mendominasi, membuatku sedikit begah.
               Beberapa  menit  berselang,  sebuah  notifikasi  memecah

          keheningan.  Farras  mengabari  bahwa  ia  telah  sampai  dan  kini
          menungguku di depan gerbang kost. Hatiku menghangat. Lelaki

          itu memang selalu punya cara untuk melunakkan hatiku. Ia selalu

          menyempatkan  diri  untuk  menemaniku  berbuka,  tidak  peduli
          seberapa  lelah  dirinya.  Bahkan  ketika  ia  tahu  aku  sudah

          mengganjal  perutku  duluan,  dia  tetap  datang.  Dengan  gerakan

          cepat, aku bersiap seadanya lalu bergegas turun ke bawah.
               Langkah kakiku terasa begitu ringan, digerakkan oleh letup-

          letup rindu yang tak sabar ingin segera bertemu. Dari kejauhan,

          bayangnya  sudah  tertangkap  mataku.  Ia  berdiri  di  dekat  pintu,
          menyambut  kedatanganku  dengan  seulas  senyum  yang  selalu

          berhasil  menenangkan.  Begitu  jarak  kami  mengikis  dan  pintu

          terbuka, aku melakukan kebiasaan kami, yaitu meraih tangannya
          lalu menciumnya.

               Namun sore itu, ada kejutan kecil yang tak terduga. Farras

          tiba-tiba  menarik  tanganku  dengan  gerakan  menggoda,
          memajukan  wajahnya  seolah-olah  hendak  menciumku  sekadar

          untuk menjahiliku. Malangnya, tarikan tangannya terlalu kuat. Di


                                                                        275
   270   271   272   273   274   275   276   277   278   279   280