Page 276 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 276

luar  kendali,  bibirnya  benar-benar  mendarat  dan  menempel

          sempurna di pipi kiriku.


          "Eh,  beneran  kena!" serunya  seketika,  wajahnya  memancarkan
          rona kaget yang jenaka.

          Jantungku berdegup dua kali lebih cepat, berkejaran dengan rasa
          hangat yang menjalar ke seluruh wajah. Ada debar yang tak biasa,

          ini adalah kali pertama Farras mendaratkan kecupan di pipiku.

          Antara  terkejut  dan  buncah  oleh  rasa  senang,  aku  mencoba
          menyembunyikan kegugupan itu di balik sebuah candaan.

          "Wah,  parah  sih.  Berani  ya  sekarang?  Fix,  kamu  harus  nikahin


          aku," sahutku  berseloroh,  berusaha  terdengar  santai.  Farras
          hanya terkekeh geli, menyembunyikan rasa canggung  sekaligus

          gemasnya.

               Motor  kemudian  melaju  membelah  malam,  menjauh  dari
          area kost. Di sepanjang perjalanan, memori tentang kecupan tak

          sengaja  tadi  terus  berputar  di  kepalaku  seperti  kaset  rusak,

          membuatku  tersenyum  sendiri  di  balik  helm.  Farras  pun
          tampaknya  tak  ingin  membiarkan  atmosfer  romantis  itu  reda

          begitu saja. Ia terus menggodaku, memantik tawa di antara deru

          angin malam. Kami saling melempar celoteh dan candaan ringan.
          Namun, suasana cair itu mendadak bergeser ketika Farras mulai

          membawa-bawa  nama  Cynthia.  Dia  adalah  teman  kantornya,


                                                                        276
   271   272   273   274   275   276   277   278   279   280   281