Page 376 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 376

BAB 74 : MEMBACA SANDI LANGIT


             27 Maret 2026: Tentang Dia Yang Tak Pernah Menjadi Muara


               Sore ini, langkahku terhenti pada sebuah keputusan impulsif

          yang mungkin tampak sepele bagi semesta, namun terasa begitu
          monumental  bagi  jiwaku  yang  tengah  didera  lara.  Aku

          memutuskan  untuk  membeli  sebuah  cincin.  Bukan  sembarang

          perhiasan, melainkan sebuah lingkar kecil dengan inisial 'F' yang
          terukir manis di permukaannya. Huruf itu mewakili sebuah nama,

          yaitu  Ammar  Farras.  Sebuah  ejaan  yang  entah  mengapa  masih

          menjadi ritme paling riuh yang terus berdetak di dalam dadaku.
               Mungkin  bagi  orang  lain,  tindakanku  ini  terdengar

          berlebihan,  sebuah  romantisasi  kesedihan  yang  tak  berujung.
          Namun  bagiku,  cincin  ini  adalah  manifestasi  dari  perjuangan

          batinku  yang  cadangannya  nyaris  terkuras  habis.  Di  tengah

          sunyinya hari-hari tanpa sapa, di saat  komunikasi kita  tertutup
          rapat  dan  pintu-pintu  percakapan  seolah  digembok  mati  dari

          kedua sisi, cincin ini adalah satu-satunya cara fisikku untuk tetap
          "menggenggam"  sisa-sisa  kehadiran  Farras.  Aku  hanya  ingin

          sebentuk  ilusi,  ingin  merasa  bahwa  Farras  masih  ada  di  sini,

          menetap  dalam  jangkauan  jemariku,  meskipun  pada  kenyataan





                                                                        376
   371   372   373   374   375   376   377   378   379   380   381