Page 381 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 381
membunuh harapanku. Saat ini, aku sedang belajar memakai
perisai, aku mencoba melindungi diriku sendiri dari rasa sakit
yang kian menganga. Aku merindukannya dengan sangat, tapi aku
sadar, menghubunginya saat ini hanya akan menambah luka baru
di atas luka yang masih basah.
Tangisku pecah begitu hebat, ada dorongan impulsif yang
membuat jemariku gatal ingin mengirimkan pesan singkat:
"Beb, already miss u, please hug me."
Kata-kata itu sudah tergetik rapi, tapi nyatanya, aku tak pernah
cukup tangguh untuk menekan tombol kirim. Pesan itu akhirnya
hanya mengendap di kolom draf, sama seperti rasaku yang
tertahan dan aku hanya bisa memeluk diriku dengan erat dan
bilang “its okay ginaa, semua akan terlewati” .
Aku memutuskan untuk memberi waktu pada takdir,
setidaknya sampai Mei tiba. Aku menggantungkan harapanku
pada bulan itu, berharap akan ada titik terang yang menyapa.
Entah itu titik di mana aku telah sembuh sepenuhnya dan kami
menjadi asing yang saling merelakan atau titik di mana semesta
menuntun kami untuk kembali pulang ke pelukan yang sama.
Untuk saat ini, aku dan Farras berjalan di trotoar yang
berbeda. Aku tahu ia sedang dalam mode defensif yang hebat dan
memaksakan diri mendekat hanya akan membuatku terluka oleh
381

