Page 425 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 425
BAB 88: MONOKROMASI CENTANG SATU
24 April 2026: Alibi di Balik Mode DND
Pagi ini, jemariku terpaku cukup lama di atas layar ponsel. Di
luar, semburat fajar belum sepenuhnya matang, namun riuh di
kepalaku sudah telanjur gaduh. Dengan sisa rasa cemas yang
masih menggelayut, kuketikkan sebaris kalimat singkat untuk
Farras. Sebuah pengingat sederhana agar ia tak melewatkan
obatnya, sebab hari ini adalah langkah pertamanya kembali
menapak dunia kerja setelah sekian hari mendekam di balik
dinginnya dinding rumah sakit. Namun, begitu tombol kirim
kutekan, yang menyambutku hanyalah sebatang centang abu-abu.
Tunggal. Sunyi.
Seketika, rasa khawatir yang pekat langsung menyergap
dada. Detak jantungku mendadak tak beraturan. Tidak biasanya
Farras membiarkan dunianya sepi dari sinyal, terutama di hari
sepenting ini. Lembar-lembar tanya mulai bermunculan di
benakku, membawa satu kemungkinan getir yang berusaha keras
kutepis: Apakah aku telah diblokir?
Waktu merayap begitu lambat, menyiksa perlahan hingga
jarum jam menunjuk tepat di angka sebelas siang. Ketidakpastian
ini membuatku nyaris gila. Demi memburu jawaban, kuambil
425

