Page 88 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 88

titik-titik  kecil  yang  senada  dengan  warna  celananya.  Ada

          keserasian yang tak sengaja terpahat di antara kami.

               Begitu  makanan  dipesan,  ia  langsung  membuka  laptop,
          tenggelam  dalam  barisan  email  kantor.  Di  sela  ketikannya,  ia

          bercerita  bahwa  pihak  Gramedia  mulai  menagih  naskah  untuk
          buku keduanya. Ya, Farras bukan sekadar pekerja kantoran biasa.

          Ia  juga  adalah  penulis  di  balik  novel  berbahasa  Inggris  setebal

                                                        .
          ratusan  halaman  berjudul  Life  Beyond  Rich Di  balik  wataknya
          yang  terkadang  haus  akan  validasi,  ia  tak  pernah  gagal

          membuatku kagum. Ia memaparkan garis besar ceritanya dengan

          antusias, lalu meminta pendapatku untuk sekuel yang sedang ia
          rintis.

          "Bantu promosikan bukuku di Facebook dan semua social media-

          mu, ya? Audiens kamu kan lumayan banyak,"     pintanya.
          Ia  juga  berbagi  kabar  bahagia  tentang  royalti  sekitar  dua  juta

          rupiah dari Gramedia yang ia terima, alasan utama ia mengajakku

          makan malam hari ini. Bahkan, ia tengah mencoba peruntungan
          dengan  mengajukan  naskahnya  ke  penerbit  di  Inggris.

          Kekagumanku padanya semakin berlipat ganda.

               Suasana  berubah  hening  saat  ia  mulai  fokus  menyusun
          kerangka cerita novel terbarunya. Aku hanya terdiam, tenggelam

          dalam  lamunanku  sendiri  di  hadapannya.  Menyadari  aku  mulai


                                                                          88
   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93