Page 91 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 91
BAB 19 : INTRUPSI INVA DI ORBIT KITA
9 November 2025: Pahlawan yang Merepotkan
Langit hari ini tampak enggan berbagi warna, sama seperti
hatiku yang mendadak hampa karena sebuah absen yang
dipaksakan. Tidak ada agenda bersama Farras. Hari ini, perannya
sebagai kekasih sedang tergeser oleh statusnya sebagai kawan
yang setia. Ia harus menjemput Inva, seorang teman dari jagat
maya yang kini mewujud nyata untuk sebuah sesi wawancara di
kantor Farras.
Semalam, ia memintaku menjadi kurator penginapan. Titik
koordinatnya spesifik: Jakarta Selatan, tak jauh dari RS Rasuna
Said. Sejujurnya, ada decih kecil di hatiku. Ia ingin menjadi
pahlawan bagi temannya, namun akulah yang harus menanggung
beban kerepotannya. Sempat kulontarkan tanya, mengapa Inva
tidak menginap di rumahnya saja? Jawabannya klise, terlalu jauh
dari hiruk-pikuk kantor.
Hingga denting jam menunjukkan pukul sebelas siang, sunyi
masih merajai ruang obrolan kami. Aku sudah hafal ritmenya;
akhir pekan bagi Farras adalah palagan tersibuk. Baru pada pukul
13.00 WIB, sebuah pesan singkat masuk memberi kabar bahwa ia
mulai meluncur untuk menjemput Inva.
91

