Page 95 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 95

BAB 20 : NASI KUCING


             10 November 2025: Nasi Kucing dan Kemewahan Sederhana


               Malam merayap perlahan di langit Jakarta, membawa udara

          sejuk yang jarang-jarang terasa di tengah hiruk-pikuk kota. Seperti
          ritual yang paling kuno namun selalu mendebarkan, aku berdiri di

          balik  jendela,  menanti  kehadiran  Farras.  Ada  debar  yang  tetap

          sama setiap kali mesin motornya terdengar mendekat.
               Malam itu, aku memilih untuk tampil sedikit lebih feminin

          dari biasanya. Aku mengenakan overall dress corduroy     berwarna

          coffee  yang dipadukan dengan blouse balloon   putih bersih. Warna

          putih  itu  sengaja  kupilih  agar  senada  dengan  slingbag dan
          sneakers yang  membalut  kakiku.  Aku  bercermin  sekali  lagi,

          memastikan tampilanku sudah cukup manis namun tetap kasual,

          seolah-olah  kecantikan  ini  terjadi  begitu  saja  tanpa  usaha

          berlebih.
               Getar  ponsel  di  genggamanku  memutus  lamunan.  Sebuah

          panggilan  masuk,  sebuah  isyarat  bahwa  sang  pemeran  utama
          telah tiba. Aku bergegas turun, langkahku terasa ringan menuruni

          tangga kost. Begitu gerbang terbuka, pemandangan pertama yang

          menyambutku  adalah  sosoknya  yang  tengah  berdiri  santai  di





                                                                          95
   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100