Page 100 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 100
BAB 21: PECEL AYAM
11 November 2025: Ekslusivitas di Tenda Pecel Ayam
Lelah yang menggelayut di pundak setelah seharian berkutat
dengan pekerjaan seketika menguap begitu kakiku melangkah
masuk ke dalam kamar. Ritual sore ini terasa lebih bersemangat,
aku segera menyambar handuk, membiarkan air dingin
membasuh sisa-sisa penat sembari bersiap menyambut
kedatangan Farras. Seperti biasa, ia selalu punya cara untuk
pulang lebih awal demi menemuiku.
Tepat pukul tujuh malam, ponselku berdering. Sebuah
panggilan masuk darinya, sinyal tak tertulis bahwa ia telah
menungguku di depan kost. Aku bergegas turun, langkahku terasa
ringan, tak sabar ingin segera melihat wajah pria yang menurutku
adalah definisi paling sempurna dari kata tampan.
Begitu sosoknya tertangkap mata, aku menghampirinya.
Kusalami punggung tangannya dengan takzim, sebuah gestur kecil
yang selalu ia balas dengan senyum iseng bin jenaka yang menjadi
ciri khasnya. Malam ini dimulai dengan agenda sederhana,
mampir ke sebuah tempat fotokopi untuk mencetak tumpukan
dokumen kantornya. Kami menitipkan berkas-berkas itu pada
100

