Page 49 - Seni-Tari-BG-KLS-II
P. 49
E. Prosedur Kegiatan Pembelajaran 5
1. Materi Pokok Pembelajaran
Pertemuan ini merupakan pertemuan terakhir dalam membahas seluruh
rangsang tari yang dapat dilakukan untuk mencari ide atau tema gerak tari,
dimunculkan dari meraba benda/kain yang lembut atau kasar guna mencari
motif gerak (Smith, 2010).
2. Kegiatan Pembelajaran
a. Persiapan Mengajar
Guru membawa beberapa bahan kain dan benda yang memiliki tekstur yang
berbeda. Bahan dan barang tersebut akan digunakan sebagai media peserta
didik dalam belajar mencari ide atau tema gerak tari melalui stimulus peraba.
Selain itu, sebuah kotak atau kardus berbentuk kubus atau balok yang ditutupi
seluruh sisinya kecuali sisi belakang dan atas. Kotak ini akan digunakan sebagai
wadah untuk peserta didik menebak dan meraba tanpa mengetahui apa isi
yang berada di dalamnya.
b. Kegiatan Pembelajaran
1) Kegiatan Awal
a. Guru membuka dengan salam dan dilanjutkan dengan membaca doa;
b. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari
di pertemuan ini, dengan melakukan tanya jawab “Apakah Kalian ingat
pertemuan lalu kita belajar apa?” kemudian tanyakan lebih kompleks
“Bagaimana rangsang audio, visual, dan gagasan dapat memunculkan
tema atau ide gerak?”;
c. Guru mengawali pertemuan dengan menjelaskan tujuan pada
pertemuan ini, bahwa peserta didik akan memunculkan imajinasinya
sehingga mampu mengembangkan gerak dan ide dalam mencari ide/
tema gerak dari indra peraba suatu benda dan memastikan peserta
didik untuk berimajinasi hanya dari perasaan merasakan sesuatu tanpa
tahu benda apa yang digenggam;
d. Guru harus membuat suasana kelas antusias sebelum peserta didik
melakukan pengembangan gerak, memberikan contoh dan penjelasan
yang detail.
2) Kegiatan Inti
Setelah guru selesai dengan pembukaan dan menyiapkan kotak yang akan
diisikan beberapa benda, peserta didik diminta untuk maju satu per satu.
Unit Pembelajaran 1 Tema atau Ide Gerak Tari 35