Page 24 - Sosiologi SMA Kelas XI Rev
P. 24
3) Kebutuhan untuk menyayangi dan disayangi.
4) Kebutuhan terhadap penghargaan (dari dirinya sendiri dan orang lain).
5) Kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri (menggali segenap potensi)
dan bertumbuh.
Teori Maslow mengasumsikan bahwa orang berusaha memuaska
kebutuhan yang mendasar (kebutuhan fisiologis/fisik) sebelum menga
rahkan perilaku mereka pada pemuasan kebutuhan di tingkat yang
lebih tinggi. Beberapa hal pokok dalam pemikiran Maslow penting kita
ketahui untuk memahami pendekatan hierarki kebutuhan, di antaranya
sebagai berikut.
1) Kebutuhan yang sudah terpuaskan akan berhenti memberikan motivasi.
2) Kebutuhan yang tidak terpuaskan dapat menyebabkan rasa frustasi,
konflik, dan stress.
3) Maslow mengasumsikan bahwa orang memiliki kebutuhan untuk
tumbuh dan berkembang dan sebagai akibatnya, akan terus berusaha
ber gerak ke atas dalam hierarki untuk memenuhi kepuasan.
Maslow berpendapat bahwa umumnya orang dewasa di masyarakat
telah memenuhi 85% kebutuhan fisiologis/fisik, 70% kebutuhan akan
rasa aman, 50% kebutuhan untuk kebersamaan, sosial, dan cinta atau
menya yangi dan disayangi, 40% kebutuhan harga diri atau penghargaan,
dan 10% akan aktualisasi diri (Ivancevich dkk, 2005).
Tokoh
Abraham Harold Maslow
Abraham Maslow sang pencetus Teori Hierarki Kebutuhan Maslow ini lahir pada
tanggal 1 April 1908 di Kota New York, Amerika Serikat.
Setelah beranjak dewasa, Abraham Maslow mengenyam pendidikan di
Brooklyn College dan lulus sebagai seorang psikolog. Tak hanya itu saja, Abraham
Maslow juga menjadi profesor di beberapa universitas, seperti Alliant International
University, Brooklyn College, Brandeis University, New School for Social Research,
dan Columbia University. Dalam kehidupannya, Abraham Maslow menjadi pribadi
yang berfokus pada pengembangan kualitas dari seorang individu menjadi individu
yang lebih positif.
Dari tujuan hidupnya itulah yang membuat Abraham Maslow menaruh
perhatian lebih pada kalimat pertanyaan yang memiliki jenis seperti “Mengapa
masih sedikit manusia yang memiliki aktualisasi diri padahal kebutuhan tingkat
pertama atau kebutuhan dasar mereka sudah berhasil terpenuhi?” Padahal menurut
pandangan psikolog humanistik, setiap individu pasti memiliki keinginan untuk
menyadari kelebihan serta potensi yang mungkin dapat mereka gunakan dalam
memenuhi tingkatan selanjutnya dan mencapai tingkatan tertinggi dalam hierarki
kebutuhan Maslow.
Sumber: https://bit.ly/3iUFEY0
12 Sosiologi Kelas XI