Page 27 - Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XII
P. 27
daerah pesisir barat Sumatra. Bahkan, beberapa orang Arab ini telah melakukan perkawinan
dengan penduduk pribumi yang kemudian lambat laun membentuk inti sebuah komunitas
yang beragama Islam, yang kemudian disebut dengan Kampung Arab.
Sumber: https://bit.ly/3LIksma
Gambar 1.3 Kampung Arab (1880)
Berdasarkan teori Arab ini, Buya Hamka mengemukakan bahwa Islam masuk ke
Indonesia sudah terjadi sejak abad pertama Hijriah atau abad ke-7 Masehi. Dasar teori
ini adalah adanya sebuah berita Cina dari zaman Tang. Dalam catatan Tionghoa tersebut
dijelaskan bahwa Islam mulai masuk ke wilayah Nusantara pada abad ke-7 M tepatnya di
wilayah Sumatra.
Hamka memberikan argumentasi bahwa Gujarat hanya sebagai tempat singgah,
sedangkan Mekah atau Mesir adalah tempat pengambilan ajaran Islam. Adapun masuknya
Islam ke Indonesia melalui dua jalur, antara lain sebagai berikut.
a. Jalur utara, dengan rute:
Arab (Mekah dan Madinah) → Damaskus → Bagdad → Gujarat (pantai barat India) →
Srilanka → Nusantara.
b. Jalur selatan, dengan rute:
Arab (Mekah dan Madinah) → Yaman → Gujarat (pantai barat India) → Srilanka →
Nusantara.
Lebih lanjut Hamka menyampaikan bahwa hubungan antara Timur Tengah dengan
Nusantara pada perjalanannya terbagi menjadi beberapa fase.
a. Fase pertama, terjadi sejak akhir abad ke-8 sampai abad ke-12 M. Fase ini ditandai
dengan hubungan yang berkaitan dengan perdagangan.
b. Fase kedua, terjadi sekitar abad ke-12 sampai akhir abad ke-15 M. Fase ini ditandai
dengan hubungan antara keduanya lebih akrab dan luas. Termasuk sudah ada upaya
penyebaran Islam secara lebih masif.
c. Fase ketiga, terjadi sekitar abad ke-16 sampai abad ke-17 M. Fase ini ditandai dengan
hubungan antara Timur Tengah dan Nusantara yang sudah menjalin hubungan politik
dan keagamaan.
Bab I Sejarah Masuknya Islam di Nusantara 7