Page 15 - Antologi Esai 81
P. 15
Transformasi Kehidupan Pesisir Dengan Keindahan
Alam dan Kearifan Lokal Daerah Pegunungan Desa
Linggoasri
Oleh: Rena Anzahra Darais
Saya tinggal di daerah pesisir laut yang terbiasa dengan cuaca panas
sepanjang tahun. Panasnya matahari di pantai sudah menjadi bagian tak
terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, ketika saya mengikuti Kuliah
Kerja Nyata (KKN) di Desa Linggoasri, saya menemukan suasana yang benar-
benar berbeda dan sangat berkesan. Desa Linggoasri, dengan keindahan
alamnya yang memukau, menyajikan pemandangan yang jarang saya temui
di daerah asal saya. Pegunungan yang menjulang tinggi, pepohonan hijau
yang rimbun, sungai yang mengalir jernih, serta udara yang terasa begitu
segar dan dingin, semuanya memberikan sensasi yang sulit dijelaskan.
Perbedaan ini memberikan pengalaman baru yang bukan hanya
menyenangkan, tetapi juga menyejukkan hati. Saya yang terbiasa dengan
suara ombak dan panas terik matahari kini menikmati suara angin yang
berdesir di antara dedaunan dan dinginnya udara pagi. Setiap hari di desa ini,
saya semakin menyadari betapa kayanya negeri kita dengan keindahan alam
yang beragam. Linggoasri telah mengajarkan saya untuk lebih menghargai
alam dan pentingnya menjaga kelestariannya.
KKN di Linggoasri bukan sekadar menjalankan program-program kerja
yang telah direncanakan, tetapi juga tentang belajar dari lingkungan sekitar.
Alam yang asri, masyarakat yang ramah, serta suasana yang tenang dan
sejuk menjadi pelajaran tersendiri bagi saya. Pengalaman ini membuka mata
saya bahwa masih banyak sudut negeri ini yang menyimpan keindahan luar
biasa yang patut dijaga dan dilestarikan. Linggoasri, sebuah desa yang
terletak di kaki pegunungan, adalah tempat di mana alam memberikan
berlimpah hasil bumi yang menjadi sumber kehidupan utama bagi warganya.
Dengan tanah yang subur dan iklim yang mendukung, berbagai tanaman
tumbuh dengan baik di sini, memberikan kesejahteraan bagi penduduk yang
sebagian besar bergantung pada sektor pertanian.
Komoditas utama Linggoasri meliputi padi, kapulaga, kopi, jengkol, cabe
jawa, dan lainnya. Hasil bumi Linggoasri tidak hanya memberikan keuntungan
ekonomi, tetapi juga memiliki nilai sosial yang tinggi. Bercocok tanam di desa