Page 163 - 5f871381b4cd9c6426e115cd17c3ac43
P. 163

Keanekaragaman Genetika   | 139

                Cabai merah tercatat memiliki 255 aksesi   setelah pisang dan jeruk. Jenis mangga yang
            dengan 7 varietas yang sudah dilepas, yaitu   bernilai ekonomi di antaranya adalah Mangifera
            varietas Selekta IPB, varietas Pesona IPB,    indica dan M. odorata. Koleksi SDG mangga
            varietas Seloka IPB, IPB Ungara, IPB Perisai,   terbesar di Indonesia terdapat di Kebun
            IPB Makmur, dan IPB Perbani. Sementara itu,   Percobaan Cukur Gondang. Terdapat 208
            jumlah varietas cabai hasil pemuliaan yang    varietas yang terdiri atas 298 klon dan 1.568
            sudah didaftarkan sebanyak 79 varietas.       pohon. Hal ini menjadikan Kebun Percobaan
                                                          Cukur Gondang sebagai kebun SDG mangga
                                                          terlengkap nomor 2 di dunia. Namun, belum
            2. Bawang Merah                               ada satupun varietas unggul mangga hasil
            Bawang  merah  (Allium cepa  L.) tercatat     perbaikan varietas atau persilangan yang
            memiliki 55 aksesi, dengan 14 varietas yang   dilepas. Varietas unggul yang tersedia saat
            sudah dilepas serta 8 varietas hasil pemuliaan   ini merupakan hasil seleksi SDG atau hasil
            dan 15 varietas lokal yang sudah didaftarkan   seleksi mangga lokal.
            (Kementerian Pertanian 2013).
                                                              Prioritas pemuliaan mangga terutama
                                                          ditujukan pada dua varietas, yaitu gedong
            3. Kentang                                    gincu dan arumanis. Evaluasi dan seleksi
            Kentang merupakan komoditas pangan            ditujukan untuk mencari karakter kulit buah
            introduksi. Lungkang gen kentang terdiri      berwarna merah dan citarasa buah yang enak
            atas Solanum spp., seperti Solanum tuberosum   (http://balitbu.litbang.deptan.go.id/ind/). Hingga
            ssp. andigena dan tuberosum, S. stenotomum,   saat ini, telah dilepas 14 varietas unggul
            S. ajanhuiri, S. goniocalyx, S. x chauca, S. x   manga lokal (di antaranya Arumanis 143,
            juzepczukii, S. x curtilobum, dan S. phureja.   golek, madu, kweni anjir, dan garifta) dan 4
            Terdapat lebih dari 200 Solanum spp. liar, 60%   varietas hasil pemuliaan yang sudah didaftar.
            di antaranya terdapat di Peru dan Bolivia. Di   Beberapa kultivar mangga yang dikoleksi
            Indonesia, terdapat 95 aksesi, dengan varietas   oleh Balitbu dapat dilihat pada Gambar 92.
            yang sudah dilepas berjumlah 25 varietas, 5
            varietas hasil pemuliaan yang sudah didaf-    5. Jeruk
            tar, dan 4 varietas introduksi (Kementerian
            Pertanian 2013).                              Pemuliaan tanaman buah jeruk terutama
                                                          ditujukan pada pengembangan jeruk triploid.
                                                          Untuk jeruk dataran rendah diutamakan yang
            4. Mangga                                     berwarna kuning oranye. Koleksi SDG jeruk
            Mangga merupakan tanaman buah yang            terdapat di beberapa kebun percobaan (KP),
            memberikan sumbangan terbesar ketiga          yaitu KP Banaran, KP Banjarsari, KP Kliran,
                                                          KP Punten, dan KP Tlekung. Hingga tahun




























            Sumber: http://balitbu.litbang.deptan.go.id/ind/
            Gambar 92. Beberapa kultivar mangga koleksi Balitbu
   158   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168