Page 37 - Modul_Dian Franssischa Kusumaningsih_B19 (15)
P. 37
4) Berbaris secara sederhana untuk menanamkan kebiasaan, ketertiban,
dan kedisiplinan.
Perkembangan fisik yang normal merupakan salah satu faktor
penentu kelancaran proses belajar, baik dalam bidang pengetahuan dan
keterampilan. Oleh karena itulah, perkembangan motorik sangat
menunjang keberhasilan belajar peserta didik. Sesuai dengan
perkembangan fisik atau motorik yang sudah siap untuk menerima
pembelajaran keterampilan, dengan itu sekolah perlu memfasilitasi
perkembangan motorik peserta didik secara fungsional dengan upaya-
upaya sebagai berikut :
1) Merancang pelajaran keterampilan yang bermanfaat bagi
perkembangan atau kehidupan anak.
2) Memberikan pelajaran senam atau olahraga yang disesuaikan
dengan usia peserta didik.
3) Merekut atau mengangkat pendidik yang memiliki keahlian dalam
bidang-bidang di atas.
4) Menyediakan sarana untuk keberlangsungan penyelenggaraan
pelajaran tersebut.
Menurut Hurlock (1978), pencapaian kemampuan tersebut akan
mengarah pada pembentukan keterampilan yang mana dipelajari dengan
baik akhirnya akan menimbulkan kebiasaan.
b. Karakteristik perkembangan intelektual
Menurut Chaplin (dalam Dirman dan Cici Juarsih, 2014 : 29)
istilah intelek ini berasal dari bahasa Inggris yakni “intellect” yang
berarti proses kognitif berpikir, daya menghubungkan, serta
kemampuan menilai dan mempertimbangkan; kemampuan mental atau
intelegensi.
Peserta didik dengan usia yang duduk di Sekolah Dasar, ia sudah
dapat mereaksi rangsangan intelektual atau melaksanakan tugas belajar
yang menuntut kemampuan intelektual atau kognitif, seperti membaca,
menulis, menghitung, dan sebagainya. Untuk itulah, guru di sekolah
harus menyelenggarakan pembelajaran yang mejadikan peserta didik
30
Pemahaman Perkembangan Karakteristik pada Peserta Didik

