Page 63 - Kepemimpinan Transformasional Pada Pelayanan Kesehatan Primer
P. 63

di  papan  pengumuman  untuk  memicu  diskusi
                        tim, bukan untuk menghakimi.
                     3.  Delegasi Adaptif: Memberikan otonomi terukur
                        kepada  koordinator  program,  yang  secara
                        langsung  mengurangi  beban  mikromanajemen
                        Kepala Puskesmas.

               S.  Prinsip Simplicity dan Contextual Fit

                    Pendekatan  implementasi  yang  terlalu  kompleks
                    berisiko  menjadi  beban  tambahan  bagi  tim  yang
                    sudah kelelahan. Oleh karena itu, prinsip simplicity
                    and  scalability  menjadi  sangat  penting.  Intervensi
                    harus  dirancang  sesederhana mungkin  agar  dapat
                    direplikasi secara konsisten. Keberhasilan intervensi
                    sangat  dipengaruhi  oleh  contextual  fit  atau
                    kesesuaian  konteks  antara  gaya  kepemimpinan
                    dengan    budaya    lokal   Puskesmas      tersebut
                    (Damschroder  et  al.,  2009).  Tanpa  mekanisme
                    penguatan  budaya  yang  konsisten,  KT  berisiko
                    hanya  menjadi  slogan  normatif  tanpa  dampak
                    substantif pada perbaikan mutu layanan.


                       Keterbatasan  anggaran  bukan  hambatan
                       untuk menjadi pemimpin transformasional.

                       Memberikan      apresiasi     yang     tulus,
                       mendengarkan  keluhan  staf  secara  aktif,

                       dan  membangun  rasa  aman  dalam  tim
                       adalah  investasi  'nol  rupiah'  dengan  hasil
                       yang tak ternilai.


                                                                    60
   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68