Page 59 - Kepemimpinan Transformasional Pada Pelayanan Kesehatan Primer
P. 59
O. Integrasi KT dan Distributed
Leadership di Puskesmas
Konsep distributed leadership atau kepemimpinan
terdistribusi muncul sebagai antitesis dari
pandangan tradisional yang menganggap
kepemimpinan hanyalah atribut tunggal yang
melekat pada diri seorang Kepala Puskesmas.
Spillane (2006) menegaskan bahwa kepemimpinan
seharusnya dipahami sebagai proses kolektif yang
tersebar dan dipraktikkan oleh berbagai aktor di
seluruh tingkatan organisasi. Di lingkungan
Puskesmas, realitas ini sangat nyata; mustahil bagi
seorang pemimpin untuk mengawasi setiap detail
teknis dari puluhan program mulai dari KIA, Gizi,
hingga Kesehatan Lingkungan secara mendalam
tanpa melibatkan keahlian spesifik dari staf di
bawahnya. Melalui kacamata ini, kepemimpinan
dipandang sebagai interaksi antara pemimpin,
pengikut, dan situasi mereka.
Integrasi antara Kepemimpinan Transformasional
(KT) dan kepemimpinan terdistribusi memungkinkan
terciptanya model organisasi yang jauh lebih adaptif
dan lincah. Dalam model sinergi ini, Kepala
Puskesmas bertindak sebagai pengarah visi dan
penjaga budaya organisasi melalui pilar inspirational
motivation. Sejalan dengan pemikiran Gronn (2002),
kepemimpinan tidak lagi bersifat tersentralisasi,
melainkan menjadi unit analisis yang melibatkan
kerja sama timbal balik. Fokus utama pemimpin
56

