Page 61 - Kepemimpinan Transformasional Pada Pelayanan Kesehatan Primer
P. 61

mampu membangun rasa percaya diri anggota tim
                    sehingga  koordinator  program  merasa  memiliki
                    otonomi  yang  cukup  untuk  berinovasi.  Sinergi  ini
                    memastikan  bahwa  Puskesmas  tidak  hanya
                    bergantung  pada  satu  sosok  sentral,  melainkan
                    memiliki  ketahanan  organisasi  yang  kuat  karena
                    fungsi kepemimpinan telah terintegrasi dalam sistem
                    kerja kolektif yang partisipatif.

               P.  Tantangan              Implementasi              di
                    Lingkungan Sumber Daya Terbatas

                    Penerapan  Kepemimpinan  Transformasional  (KT)
                    dalam  tim  interprofesional  di  Pusat  Kesehatan
                    Masyarakat  (Puskesmas)  menghadapi  hambatan
                    struktural  yang  signifikan.  Salah  satu  tantangan
                    utama  adalah  tingginya  beban  kerja  administratif
                    yang  sering  kali  menyita  porsi  waktu  supervisi
                    pemimpin.  Selain  itu,  ketergantungan  yang  kaku
                    pada  regulasi  dan  target  program  nasional
                    menciptakan  tekanan  yang  memaksa  organisasi
                    terjebak  dalam  pola  transaksional,  di  mana  staf
                    hanya  bekerja  demi  "menggugurkan  kewajiban"
                    angka kuantitatif.


               Q.  Hambatan Struktural dan Budaya

                    Penelitian  dalam  bidang  implementasi  kesehatan
                    menunjukkan  bahwa  sistem  insentif  yang  berbasis
                    target  kuantitatif  dapat  memperkuat  orientasi
                    transaksional    dibandingkan     transformasional.



                                                                    58
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66