Page 62 - Kepemimpinan Transformasional Pada Pelayanan Kesehatan Primer
P. 62

Menurut  (Mai  et  al.,  2022)  ketika  evaluasi  kinerja
                    hanya  berfokus  pada  hasil  akhir  (output)  tanpa
                    memperhatikan proses kepemimpinan, maka inovasi
                    dan  pembelajaran  organisasi  akan  terhambat.
                    Variasi  kapasitas  kepemimpinan  individu  di  tingkat
                    menengah  (koordinator  program)  juga  menjadi
                    tantangan,  karena  tidak  semua  tenaga  kesehatan
                    memiliki latar belakang pelatihan manajemen yang
                    memadai.

               R.  Strategi        Implementasi            Berbiaya
                    Rendah (Low-Cost Intervention)

                    Meskipun  tantangan  finansial  sering  dikeluhkan,
                    banyak  praktik  KT  yang  sebenarnya  tidak
                    memerlukan  investasi  biaya  besar.  Memahami
                    mekanisme  psikososial  memungkinkan  intervensi
                    yang  lebih  hemat  sumber  daya. Alih-alih  langsung
                    menargetkan  indikator  mutu  yang  kompleks,
                    pemimpin dapat fokus pada pembangunan mediator
                    budaya  organisasi,  seperti  meningkatkan  kualitas
                    komunikasi  tim  dan  memperkuat  psychological
                    safety (Edmondson, 2018).
                    Strategi  yang  relatif  "murah"  namun  berdampak
                    besar meliputi:

                     1.  Penguatan        Komunikasi         Reflektif:
                        Mengintegrasikan  diskusi  mutu  ke  dalam
                        agenda rapat rutin tanpa menambah jam kerja.

                     2.  Umpan  Balik  Berbasis  Data  Sederhana:
                        Menggunakan visualisasi data cakupan program

                                                                    59
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67