Page 37 - E-BOOK SISTEM PERNAPASAN UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF
P. 37

PPOK yang terjadi karena adanya keterbatasan aliran udara untuk keluar dari paru-paru
                  karena adanya sumbatan pada saluran pernapasan. Salah satu penyebab PPOK adalah
                  kebiasaan merokok, karena dapat mempengaruhi pertahanan integritas paru. Asap rokok
                  merupakan  salah  satu  penyebab  seseorang  mengalami  PPOK.  Asap  rokok  dapat
                  menginduksi peradangan saluran pernapasan dan akan terus berlanjut meskipun telah
                  berhenti mengonsumsi rokok.
                  a.  Gejala PPOK:
                       1.  Sesak napas terus menerus dan semakin memburuk,
                       2.  Gejala batuk kronik yang dapat hilang kemudian muncul kembali, disertai suara
                           mengi,
                       3.  Riwayat terpapar partikel dan gas beracun (terutama asap rokok dan biomass
                           fuel),
                       4.  Riwayat  keluarga  menderita  PPOK  atau  ketika  usia  anak-anak  memiliki  berat
                           badan lahir rendah dan infeksi saluran napas berulang.
                   b.  Cara penyebaran:
                       Tidak menular
                   c.  Cara pencegahan dan menjaga kesehatan organ:
                       1.  Berhenti merokok dan kurangi paparan asap serta polusi udara
                       2.  Menggunakan masker
                       3.  Menghindari kontak dekat dengan penderita infeksi saluran pernapasan
                       4.  Melakukan tes darah untuk mengetahui kadar Alpha 1-Antitrypsin

                6) BRONKITIS KRONIS
                  Bronkitis kronis merupakan kelainan pada bronkus yang besifat menahun (berlangsung
                  lama) dan disebabkan oleh infeksi, alergi, dan paparan asap pabrik, kendaraan maupun
                  rokok. Penderita bronkitis kronis akan mengalami batuk selama tiga bulan pada satu tahun.
                  Umumnya  penderita  berusia  >  45  tahun,  namun  dapat  menyerang  anak-anak  apabila
                  orang tua perokok.
                  a.  Gelaja bronkitis kronis:
                       1.  Batuk di pagi hari, kemudian batuk semakin berat pada siang dan malam hari,
                       2.  Penderita terganggu tidurnya,
                       3.  Dahak berwarna putih,
                       4.  Sesak napas.
                  b.  Cara Penyebaran:
                       1.  Menular  melalui  droplet,  percikan  ludah,  atau  dahak  yang  mengandung  virus
                           kemudian mengering
                  c.  Cara pencegahan dan menjaga kesehatan organ:
                       1.  Menghindari asap rokok baik aktif maupun pasif
                       2.  Memakai masker saat berinteraksi dengan orang lain
                       3.  Konsumsi obat sesuai anjuran dokter.
                       4.  Jangan berbagi pemakaian alat makan/minum.
                       5.  Menjaga kebersihan

                7) EMFISEMA
                  Emfisema adalah suatu kelainan anatomis paru yang ditandai dengan abnormal saluran
                  udara  distal  bronkus  terminal  yang  disertai  kerusakan  dinding  alveolus.  Paru-paru
                  penderita akan kehilangan elastisitas alveolus, sehingga memiliki volume paru-paru lebih
                  besar dibandingkan dengan orang yang sehat karena karbondioksida yang seharusnya




                                                          27
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42