Page 40 - E-BOOK SISTEM PERNAPASAN UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF
P. 40
6. Berkeringat di malam hari tanpa kegiatan fisik,
7. Demam lebih dari satu bulan,
8. Nyeri dada.
b. Cara Penyebaran:
1. Bakteri tuberculosis ditularkan melalui droplet, lendir, atau dahak orang yang
terinfeksi saat batuk atau bersin dan dapat dihirup atau kontak langsung oleh
siapapun di dekatnya.
c. Cara pencegahan dan menjaga kesehatan organ:
1. Tidak merokok
2. Istirahat dengan cukup
3. Menjaga kebersihan dan rajin mencuci tangan dengan air mengalir
4. Mendapatkan valsi BCG atau Bacillus Calmette-Guerin
5. Melakukan pemeriksaan rutin ke dokter
10) PNEUMONIA
Pneumonia adalah gangguan berupa peradangan paru-paru, dimana alveolus biasanya
terinfeksi oleh cairan dan eritrosit berlebihan. Infeksi disebarkan oleh bakteri dari satu
alveolus ke alveolus lain hingga dapat meluas ke seluruh lobus bahkan seluru paru-paru.
Umumnya pneumonia disebabkan oleh bakteri streptokokus (Streptococcus), Diplococcus
pneumoniae, dan Mycoplasma pneumoniae.
a. Gejala pneumonia:
1. Demam,
2. Terasa dingin,
3. Batuk produktif atau kering,
4. Malaise (Lelah, lemah, penurunan energi),
5. Nyeri pleural,
6. Kadang dispnea (sesak napas) dan
hermoptitis (batuk darah atau lendir).
b. Cara Penyebaran:
1. Percikan kecil air liur yang dikeluarkan dari Gambar 26. Alveolus Berisi Cairan
mulut ke udara saat penderita pneumonia (Munawir, 2020)
bersin atau batuk dapat terhirup orang lain
dan menginfeksi
2. Percikan air liur yang menempel pada benda bisa berpindah ke tangan orang lain
yang menyentuh benda tersebut, dan masuk ke saluran pernapasaan saat
mereka menyentuh hidung atau mulut sebelum mencuci tangan.
3. Berbagi makanan dan minuman atau menggunakan peralatan makan/minum
dengan penderita pneumonia
c. Cara pencegahan dan menjaga kesehatan organ:
1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
2. Tidak berbagi alat makan/minumdengan orang lain
3. Rajin berolahraga
4. Mengonsumsi buah dan sayur
5. Beristirahat yang cukup
Beberapa gangguan dan kelainan sistem pernapasan di atas disebabkan oleh
kebiasaan merokok maupun tidak sengaja menghirup udara yang bercampur dengan asap
rokok. Rokok yang menyala akan menghasilkan gas karbon monoksida, nikotin, dan tar yang
berbahaya. Bahaya primer dari rokok adalah ketika perokok menghisap asap rokok, kemudian
30