Page 221 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 221

pemahaman siswa terhadap konsep abstrak. Sementara itu, Putra (2024)
                        melaporkan bahwa integrasi chatbot dengan learning management
                        system (LMS) memberikan dampak positif terhadap keterlibatan siswa
                        (student engagement) dan efisiensi waktu guru dalam memberikan umpan
                        balik.
                              Meskipun demikian, penelitian-penelitian tersebut sebagian besar
                        masih berfokus pada aspek teknis pengembangan sistem dan belum
                        secara mendalam meneliti dampak chatbot terhadap peningkatan literasi
                        sains siswa secara komprehensif, khususnya pada jenjang pendidikan
                        menengah      pertama.    Selain   itu,  belum    banyak     penelitian   yang
                        mengintegrasikan pendekatan interaktif berbasis percakapan dengan
                        konten sains yang dirancang untuk melatih kemampuan berpikir ilmiah
                        siswa.
                              Berdasarkan      kondisi    tersebut,     peneliti   terdorong     untuk
                        mengembangkan dan meneliti chatbot pembelajaran bernama “CEMARA”
                        (Chatbot Edukasi untuk Meningkatkan Literasi Sains). Chatbot ini
                        dirancang untuk membantu siswa memahami konsep-konsep sains dasar
                        melalui penjelasan interaktif, kuis reflektif, dan simulasi percakapan ilmiah.
                        Melalui pendekatan berbasis dialog, CEMARA diharapkan mampu
                        meningkatkan keterlibatan       siswa   dalam belajar dan memfasilitasi
                        pengembangan kemampuan berpikir kritis serta literasi sains.
                              Dengan demikian, penelitian ini berangkat dari keinginan peneliti
                        untuk menghadirkan inovasi media pembelajaran berbasis AI yang adaptif,
                        mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21,
                        serta memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan model
                        pembelajaran digital yang efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa
                        Indonesia.

                        1.2 Rumusan Masalah
                             Berdasarkan uraian latar belakang, maka rumusan masalah dalam
                        penelitian ini adalah sebagai berikut:
                        1. Bagaimana       proses    perancangan     dan    pengembangan       chatbot
                            pembelajaran “CEMARA” sebagai asisten pembelajaran berbasis AI?
                        2. Bagaimana pengaruh penggunaan chatbot “CEMARA” terhadap
                            peningkatan pemahaman literasi sains siswa?
                        3. Bagaimana respon dan persepsi siswa terhadap penggunaan chatbot
                            “CEMARA” dalam pembelajaran sains?

                       1.3 Tujuan Penelitian
                            Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:
                        1. Untuk merancang dan mengembangkan chatbot pembelajaran
                            “CEMARA” sebagai media interaktif berbasis AI untuk pembelajaran
                            sains.
                        2. Untuk menganalisis efektivitas penggunaan chatbot “CEMARA” dalam
                            meningkatkan pemahaman literasi sains siswa.
                        3. Untuk     mengetahui     tanggapan     dan    persepsi    siswa    terhadap
                            penggunaan chatbot “CEMARA” dalam proses pembelajaran.


                                                               2
   216   217   218   219   220   221   222   223   224   225   226