Page 223 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 223

BAB II
                                                   TINJAUAN PUSTAKA


                        2.1 Kajian Teori
                        2.1.1 Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam Pendidikan
                             Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) merupakan
                        cabang ilmu komputer yang berfokus pada penciptaan sistem yang
                        mampu     meniru    kemampuan       kognitif  manusia,    seperti   penalaran,
                        pembelajaran, persepsi, dan pengambilan keputusan (Russell & Norvig,
                        2020). Teknologi ini memungkinkan mesin untuk belajar dari data,
                        mengenali pola, serta melakukan tindakan yang menyerupai proses
                        berpikir manusia melalui algoritma pembelajaran mesin (machine learning)
                        dan pembelajaran mendalam (deep learning).
                             Dalam dua dekade terakhir, penerapan AI berkembang pesat di
                        berbagai sektor, termasuk bidang pendidikan, yang dikenal dengan istilah
                        Artificial Intelligence in Education (AIED). Menurut Luckin et al. (2016),
                        AIED bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan
                        memanfaatkan kecerdasan komputasional dalam menganalisis perilaku
                        belajar siswa, mempersonalisasi pengalaman belajar, serta membantu
                        guru dalam proses pengajaran dan evaluasi.
                             AIED     tidak   hanya    memperkenalkan       teknologi    baru    dalam
                        pembelajaran,     tetapi  juga   menghadirkan      paradigma     baru    dalam
                        memahami interaksi antara manusia dan sistem pembelajaran digital.
                        Teknologi ini menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses
                        belajar yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis data.
                             Holmes et al. (2019) mengelompokkan penerapan AI dalam
                        pendidikan menjadi tiga fungsi utama, yaitu:
                        1. AI sebagai alat bantu pembelajaran (AI as a Tool)
                            AI berperan sebagai sarana pendukung bagi siswa untuk memahami
                            konsep dan menyelesaikan permasalahan pembelajaran. Contohnya
                            adalah penggunaan chatbot edukatif, sistem rekomendasi materi, atau
                            aplikasi interaktif berbasis analisis data. AI pada fungsi ini membantu
                            memperkaya sumber belajar dan memfasilitasi eksplorasi konsep
                            secara mandiri.
                        2. AI sebagai tutor cerdas (AI as a Tutor)
                            Pada fungsi ini, AI berperan seperti guru virtual yang mampu
                            memberikan penjelasan, evaluasi, dan rekomendasi pembelajaran
                            sesuai kemampuan dan kemajuan siswa. Melalui analisis data hasil
                            belajar, sistem AI dapat memberikan umpan balik adaptif (adaptive
                            feedback) yang disesuaikan dengan kesulitan masing-masing peserta
                            didik.
                        3. AI sebagai partner belajar (AI as a Peer)
                            Dalam peran ini, AI menjadi rekan belajar interaktif yang mendorong
                            siswa berpikir kritis dan memecahkan masalah secara kolaboratif.
                            Chatbot atau agen percakapan dapat berfungsi sebagai teman diskusi


                                                               4
   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227   228