Page 268 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 268

Agency (EEA) yang menetapkan sekitar 50–60 g/km. Sementara itu,
                        penelitian Putri dan Nugroho (2022) menyoroti potensi penggunaan
                        kendaraan listrik (EV) sebagai strategi mitigasi, namun implementasinya
                        terkendala oleh biaya kepemilikan tinggi, terbatasnya stasiun pengisian
                        daya (charging station), dan keterbatasan kebijakan insentif fiskal dari
                        pemerintah.
                               Dengan demikian, terdapat kesenjangan yang jelas antara tujuan
                        sistem transportasi berkelanjutan dan realitas lingkungan perkotaan yang
                        masih didominasi kendaraan konvensional berbahan bakar fosil. Di sinilah
                        urgensi penelitian ini muncul yaitu untuk menganalisis secara mendalam
                        kontribusi emisi karbon yang dihasilkan oleh aktivitas transportasi online
                        terhadap perubahan iklim perkotaan di Jakarta, Depok dan Bogor.
                        Penelitian ini tidak hanya akan mengukur besaran emisi yang dihasilkan,
                        tetapi juga menelaah faktor penyebabnya, serta merumuskan strategi
                        mitigasi dan kebijakan adaptif yang dapat diterapkan oleh pemerintah,
                        penyedia layanan transportasi digital, dan masyarakat pengguna.

                        1.2 Rumusan Masalah
                             Berdasarkan uraian latar belakang, maka rumusan masalah dalam
                        penelitian ini adalah sebagai berikut:
                        1. Bagaimana tingkat emisi karbon yang dihasilkan oleh aktivitas
                            transportasi online di wilayah perkotaan Jakarta, Depok dan Bogor?
                        2. Faktor apa saja yang mempengaruhi besaran emisi karbon pada
                            sistem transportasi online?
                        3. Bagaimana kontribusi emisi karbon transportasi online terhadap
                            perubahan iklim perkotaan?
                        4. Strategi apa yang dapat diterapkan untuk menurunkan emisi karbon
                            sektor transportasi online secara berkelanjutan?
                       1.3 Tujuan Penelitian
                            Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:
                        1. Menganalisis tingkat dan karakteristik emisi karbon dari aktivitas
                            transportasi online di Jakarta, Depok dan Bogor.
                        2. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab peningkatan emisi karbon
                            transportasi online.
                        3. Menilai dampak emisi karbon terhadap perubahan iklim perkotaan
                            (urban climate change).
                        4. Merumuskan strategi mitigasi dan rekomendasi kebijakan untuk
                            mewujudkan transportasi online berkelanjutan.
                        1.4 Manfaat Penelitian
                        1. Bagi Peneliti
                            Menambah pemahaman tentang hubungan transportasi online dan
                            emisi karbon, serta memperkaya kajian transportasi berkelanjutan.
                        2. Bagi Penyedia Transportasi Online
                            Menjadi dasar inovasi ramah lingkungan seperti penggunaan
                            kendaraan listrik dan efisiensi rute.
                        3. Bagi Pemerintah dan Pembuat Kebijakan
                            Memberikan bukti ilmiah untuk           kebijakan mitigasi     emisi dan
                            mendukung target Net Zero Emission 2060.


                                                               2
   263   264   265   266   267   268   269   270   271   272   273