Page 558 - Laporan PPL PPG Daljab Tahap 3
P. 558
1. Power : Untuk menyalakan oscilloscope
2. Intencity : Untuk mengatur intensitas layar oscilloscope
3. Focus : Untuk mengatur ketajaman layer oscilloscope
4. Mode : Untuk mengatur mode penampilan pengukuran
pada layer
5. VAR : Untuk mengatur pengkalibrasian oscilloscope
6. 2 Vp-p : Terminal untuk pengkalibrasian oscilloscope
7. Chanel : Saluran yang akan digunakan dalam pengukuran
8. TIM / DIV : Untuk mengatur tampilan gelombang pada layar (
kecepatan gelombang ).
9. Volt / Div : Untuk mengatur tampilan gelombang pada layar (
tinggi rendah gelombang )
Salah satu kegunaan dari oscilloscope adalah mengukur besarnya
frekuensi. Frekuensi sendiri didefinisikan sebagai banyaknya getaran yang
terjadi setiap 1 detik. Frekuensi dilambangkan dengan huruf f dan
mempunyai satuan hertz ( hz ). Besarnya frekuensi dapat dihitung dengan
rumus :
f = 1 / T
dimana ; f = frekuensi ( hz )
T = periode ( detik )
Selain itu, oscilloscope dapat digunakan untuk mengukur besarnya
tegangan. Tegangan yang dapat diukur dapat berupa tegangan puncak (Vp)
dan tegangan puncak ke puncak (V p – p ). Tegangan puncak atau yang
biasa disebut dengan tegangan maksimum ( Vm ) adalah tegangan dari titik
puncak gelombang ke titik nol, sedangkan tegangan puncak ke puncak
adalah tegangan dari puncak gelombang positif ke puncak gelombang
negative. Selain itu ada juga istilah tegangan efektif dan tegangan rata –
rata. Tegangan efektif biasa disebut dengan V eff atau V rms, sedangakan
tegangan rata – rata biasa disebut V rata – rata.
Dari keempat besaran tegangan tersebut saling erat berhubungannya.
Hubungan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut :
25

