Page 31 - MODUL GP MATEMATIKA SMA - E
P. 31

Modul Pelatihan Matematika SMA



                                  Kelebihan model pembelajaran Problem Posing:
                                  1) Dapat meningkatkan aktivitas dan kreativitas belajar peserta didik.

                                  2) Efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
                                  3) Meningkatkan kemandirian.
                                  4) Menyenangkan dan meningkatkan motivasi.


                                  Kelemahan model pembelajaran Problem Posing:
                                  1) Tak    semua    peserta   didik   dapat   mengajukan    soal   dan
                                      penyelesaiannya.

                                  2) Guru  harus  menguasai  materi  secara  mantap  karena  jika  peserta
                                      didik  gagal  menjawab,  maka  guru  harus  bertindak  sebagai  nara

                                      sumber.


                            b. Model Pembelajaran RME (Realistik Mathematics Education)


                            Model  ini  didasari  atas  pemikiran  Freudenthal  (1991)  yang  menulis
                            “Mathematics must be connected to reality and mathematics as human activity”.
                            Karakteristik RME:

                            1) Penggunaan konteks real (dikaitkan dengan kehidupan nyata) sebagai titik
                               tolak belajar matematika.

                            2) Menekankan penyelesaian  secara  informal sebelum  menggunakan  cara
                               formal atau menggunakan rumus.
                            3) Ada upaya mengaitkan sesama topik dalam pelajaran matematika.

                            4) Menghargai keberagaman  jawaban peserta  didik  dan  kontribusi  peserta
                               didik.
                            Sintaks penerapan RME di SMA:


                            1) Sebelum suatu  pelajaran (materi  pokok)  diberikan  kepada  peserta  didik,
                               kepada peserta didik diberikan kegiatan terencana (bisa lewat pengamatan

                               gambar/grafik,  alat  peraga,  workkshop  mini,  permainan,  atau  1-2  soal
                               kontekstual/realistik)  yang  mengarahkan  agar  peserta  didik dapat

                               menemukan  atau  mengkonstruk  pengetahuannya  sendiri.  Semua  kegiatan
                               yang  dirancang    tersebut  dapat  dikerjakan  oleh  para  peserta  didik  secara

                               informal  atau  coba-coba  berdasarkan  apresiasi/intuisi  atau  cara  spesifik




                                                                                                            17
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36