Page 38 - MODUL GP MATEMATIKA SMA - E
P. 38

Kegiatan Pembelajaran 1



                      didik  latihan  membaca  atau  saling  membaca,  memahami  ide  pokok,  saling
                      merevisi, dan menulis ikhtisar cerita atau memberikan tanggapan terhadap isi

                      cerita,  atau  untuk  mempersiapkan  tugas  tertentu  dari  guru  (Mohamad  Nur,
                      1999:21).

                      Dalam model pembelajaran CIRC, peserta didik ditempatkan dalam kelompok-

                      kelompok kecil yang heterogen, yang terdiri atas 4 atau 5 peserta didik. Dalam
                      kelompok ini ini tidak dibedakan atas jenis kelamin, suku/bangsa, atau tingkat
                      kecerdasan peserta didik. Jadi, dalam kelompok ini sebaiknya ada peserta didik

                      yang  pandai,  sedang  atau  lemah,  dan  masing-masing  peserta  didik  sebaiknya
                      merasa cocok satu sama lain. Dengan pembelajaran kelompok, diharapkan para

                      peserta didik dapat meningkatkan pikiran kritisnya, kreatif, dan menumbuhkan
                      rasa  sosial  yang  tinggi.  Sebelum  dibentuk  kelompok,  peserta  didik  diajarkan
                      bagaimana bekerja sama dalam suatu kelompok. Peserta didik diajari menjadi

                      pendengar yang baik, dapat memberikan penjelasan kepada teman sekelompok,
                      berdiskusi, mendorong teman lain untuk bekerja sama, menghargai pendapat

                      teman  lain,  dan  sebagaimya.  Salah  satu  ciri  pembelajaran  kooperatif  adalah
                      kemampuan  peserta  didik  untuk  bekerja  sama  dalam  kelompok  kecil  yang
                      heterogen. Masing-masing anggota dalam kelompok memiliki tugas yang setara.

                      Karena  pada  pembelajaran  kooperatif  keberhasilan  kelompok  sangat
                      diperhatikan,  maka  peserta  didik  yang  pandai  ikut  bertanggung  jawab

                      membantu  temannya  yang  lemah  dalam  kelompoknya.  Dengan  demikian,
                      peserta  didik  yang  pandai  dapat  mengembangkan  kemampuan  dan

                      keterampilannya,  sedangkan  peserta  didik  yang  lemah  akan  terbantu  dalam
                      memahami permasalahan yang diselesaikan dalam kelompok tersebut.

                      Slavin  (1995:98)  menyatakan  bahwa  “in  addition  to  solving  the  problems  of
                      management and motivation in individualized programmed instruction, CIRC was
                      created  to  take  advantage  of  the  considerable  socialization  potential  of


                      cooperative learning”.

                      Kegiatan pokok dalam CIRC untuk memecahkan soal cerita meliputi rangkaian
                      kegiatan  bersama  yang  spesifik,  yakni:    (1)  Salah  satu  anggota  kelompok

                      membaca atau beberapa anggota saling membaca, (2) membuat prediksi atau
                      menafsirkan atas isi soal cerita, termasuk menuliskan apa yang diketahui, apa


           24
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43