Page 37 - Buku Referensi Employee Engagement
P. 37

termotivasi  tetap  bertahan  dengan  pekerjaannya  dalam
            waktu cukup lama untuk mencapai sasaran mereka.
                 Motivasi  dapat  bersumber dari dalam  diri  seseorang
            (pekerja)  yang  berupa  kesadaran  mengenai  pentingnya
            manfaat pekerjaan yang dilaksanakannya. Motivasi seperti
            ini disebut sebagai motivasi intrinsik (intrinsic motivation).
              MILIK PENERBIT
            Mereka  merasa  bertanggungjawab  atas  suatu  pekerjaan,
            jadi  tanpa  ada  faktor  luar  yang  memengaruhi  mereka
            terdorong  untuk  melaksanakan  pekerjaannya.  Akan  tetapi
            ada  juga  motivasi  yang  bersumber  dari  luar  diri  orang
            bersangkutan  yang  disebut  sebagai  motivasi  ekstrinsik
            (extrinsic motivation). Motivasi ekstrinsik adalah dorongan
            kerja  yang  bersumber  dari  luar  diri  pekerja,  yang  berupa
            suatu  kondisi  yang mengharuskannya melaksanakan suatu
            pekerjaan secara maksimal.

                     GORESAN PENA
            B.  Teori Motivasi

            1.  Teori Awal Tentang Motivasi

                      Tahun  1950-an  merupakan  kurun  waktu  yang
                berhasil   dalam     pengembangan      konsep-konsep
                motivasi. Terdapat tiga teori spesifik yang dirumuskan
                selama  periode  itu,  yang  meskipun  dikritik  habis-
                habisan dan sekarang diragukan validitasnya, agaknya
                masih  merupakan  penjelasan  yang  paling  baik
                mengenai  motivasi  karyawan  yang  paling  terkenal.
                Teori  tersebut  adalah  teori  hirarki  kebutuhan,  teori  X
                dan Y, dan teori dua faktor.






            26│ Dr. H. Badaruddin Muhdini, S.T., M.M.
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42