Page 147 - ORASI ILMIAH PROF. DR. POPPY ANDI LOLO SH. MH.
P. 147

146







                        tatanan dan nilai, norma dan struktur sosial dalam masyarakat. Ketika, nilai,


                        norma  dan  struktur  sosial  telah  terguncang  maka  akan  terjadi  kekacauan

                        dalam  masyarakat  tujuan  kehidupan  akan  terganggu  dan  ketidaktertiban


                        sebuah dari ketidakteraturan yang seharusnya ditegakkan oleh hukum.




                        2.2.  Sanksi Dalam UU Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

                               Penegakan hukum dalam perspektif kriminologi tidak hanya bersandar


                        pada  realitas  sosial  yang  terekonstruksi  secara  sosial,  akan  tetapi  juga

                        mengamati  hasil  kerja  peraturan  perundang-undangan  yang  dikaji  melalui


                        pendekatan sosiologi hukum.  Karena itu, dalam analisis ini ditujukan pada

                        sanksi  pidana  yang  dipersiapkan  dalam  peraturan  perundang-undangan


                        sebagai hukum pidana positif.

                               Dalam peraturan perundang-undangan, sanksi terhadap tindak pidana


                        perdagangan  orang  diatur  dalam  Undang-Undang  Nomor  21  Tahun  2007

                        tentang  Pemberantasan  Tindak  Pidana  Perdagangan  Orang  (TPPO).

                        Ketentuan  pidana  dalam  tersebut  mengatur  bahwa  semua  unsur  tindak


                        pidana  perdagangan  orang  diuraikan  dan  dikenakan  sanksi.  Dilihat  dari

                        perbuatan  perdagangan  orang,  maka  sanksi  dapat  dibagi  menjadi  dua


                        bagian, yaitu perbuatan yang merupakan tindak pidana perdagangan orang

                        dan  perbuatan  yang  berkaitan  dengan  tindak  pidana  perdagangan  orang.


                        Adapun  rincian  sanksi  pidana  dalam  undang-undang  dimaksud  tampak

                        dalam tabel 6 berikut:
   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152