Page 195 - ORASI ILMIAH PROF. DR. POPPY ANDI LOLO SH. MH.
P. 195

194







                        itu,  maka  semua  putusan  pengadilan  harus  mendukung  komponen  sistem


                        sosial  lainnya,  seperti,  nilai,  norma,  kolektivitas  dan  peranan-peranan

                        sehingga  mendukung  stabilitas  sosial  dalam  rangka  menuju  perubahan


                        dalam masyarakat.

                               Dalam  perspektif  kriminoloigis,  menunjukkan  bahwa  meningkatnya


                        kejahatan  Tindak  Pidana  Perdagangan  Orang  (TPPO)  dalam  masyarakat

                        menunjukkan bahwa fungsi-fungsi pranata sosial melemah, terutama fungsi


                        norma sebagai struktur normatif dari sistem sosial yang diperankan melalui

                        putusan  pengadilan  (sanksi  penjara  dan  denda)  tidak  dapat  mampu


                        menjalankan  fungsi  kontrol  terhadap  perilaku  kejahatan  Tindak  Pidana

                        Perdagangan Orang (TPPO). Hasil analisis kriminologis, khususnya etiologi

                        kriminal,  menunjukkan  bahwa  tidak  berfungsinya  atau  melemahnya  fungsi


                        masing-masing  komponen  sisten  sosial (struktur normatif) akan  melahirkan

                        suatu  kondisi  anomi  yang  pada  akhirnya  akan  memunculkan  situasi


                        masyarakat kehilangan norma (normalness) atau nilai sehingga semua fakta

                        sosial,  termasuk  struktur  sosial  yang  ada  dapat  menjadi  faktor  kriminogen


                        meningkatnya kejahatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam

                        masyarakat.  Menurut  analisis  penulis,  komponen  yang  lemah  sehingga


                        kejahatan  Tindak  Pidana  Perdagangan  Orang  (TPPO)  meningkat  adalah

                        melemahnya  peran  nilai  dalam  hal  ini  keluarga  dan  pendidikan  yang


                        diharapkan menjalankan  fungsi mempertahankan  pola perilaku  yang  positif

                        guna mendukung kehidupan sosial yang stabil dalam perubahan. Akan tetapi

                        dalam  kenyataannya  dilemahkan  oleh  perilaku  yang  menyimpang  (motif
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200