Page 91 - ORASI ILMIAH PROF. DR. POPPY ANDI LOLO SH. MH.
P. 91
90
Perdagangan orang bertentangan dengan hak asasi manusia karena
perdagangan orang dilakukan melalui cara (modus) ancaman, pemaksaan,
penculikan, penipuan, kecurangan, kebohongan dan penyalahgunaan
kekuasaan serta bertujuan prostitusi, pornografi, kekerasan atau eksploitasi,
kerja paksa, perbudakan atau praktik-praktik serupa. Semua perbuatan
tersebut merupakan praktik yang menyimpang dan menyerang harkat dan
matabat manusia. Jika salah satu cara tersebut di atas terpenuhi, maka
terjadi perdagangan orang dan termasuk kejahatan kemanusiaan yang
melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai salah satu perbuatan
kejahatan kemanusiaan (crimes against humanity). Meskipun secara tegas
rumusan perbuatan tidak tegas, namun dari aturan hukum yang ada
ditemukan asas-asas hukum yang dapat menjadi sumber hukum. Asas
hukum yang berlaku dalam hukum pidana adalah tidak ada pidana tanpa
86 11
ketentuan pidana yang mendahuluinya . Seseorang hanya dapat
dipersalahkan melakukan tindak pidana apabila orang tersebut melakukan
perbuatan yang telah dirumuskan dalam ketentuan undang-undang sebagai
tindak pidana. Jadi, seseorang tidak dapat dipersalahkan melakukan tindak
pidana apabila salah satu unsur tindak pidana yang didakwaan kepada orang
tersebut tidak dapat dibuktikan. Tidak terpenuhinya salah satu unsur tindak
pidana tersebut membawa konsekuensi dakwaan atas tindak pidana tersebut
tidak terbukti. Hal ini merupakan penerapan hukum pidana materiii, tetapi
dapat memungkinkan juga seseorang tetap dipersalahkan melakukan suatu
86 Ibid

