Page 17 - 4. 2023_Buku Pendidikan Anti Bullying_Rini Yudiati_compressed
P. 17

dapat  ditolerir. Penyebarluasan  himbauan  dan kampanye “Stop
           Bullying” dapat dilakukan melalui berbagai saluran seperti penyisipan
           kurikulum  anti-bullying  pada mata  pelajaran kewarganegaraan
           atau  pemutaran video  yang menggugah rasa solidaritas.  Bimbingan
           konseling juga berperan dalam  pendidikan anti-bullying  dengan
           menyediakan layanan untuk pelaku dan korban bullying. Bimbingan
           konseling menggunakan pendekatan  psikologis dalam menyajikan
           semua layanannya meliputi layanan informasi, orientasi, dan mediasi.
           Terdapat  juga  layanan  bimbingan  konseling yang  terintegrasi yang
           memungkinkan guru atau  staf lain memberikan konseling individu
           untuk mengasah kemampuan kognitif pelaku atau korban bullying.
                 Usaha-usaha yang dilakukan dalam pendidikan anti-bullying

           perlu  dilakukan  monitoring  atau  pengawasan  untuk  mengetahui
           progress  yang dicapai. Semua komponen sekolah mengawasi dan
           memastikan tidak adanya bullying yang terjadi di lingkungan sekolah.
           Jika terdapat indikasi bullying, pihak yang mengetahui segera melapor
           ke guru atau bimbingan konseling supaya segera ditindaklanjuti dan
           bullying dapat dicegah (Putri & Suyanto, 2016).


           G.  Komunikasi Sekolah dengan Orang Tua


           Dalam implementasi pendidikan anti-bullying di lingkungan sekolah,
           hambatan-hambatan  yang dapat  ditemui antara lain  kesulitan
           mengontrol  siswa  di luar  sekolah,  ketidakterbukaan  siswa  untuk
           melapor ke guru, atau kurangnya pemahaman guru tentang bahaya
           bullying (Putri & Suyanto, 2016). Hambatan terkait monitoring siswa
           di luar sekolah dapat diatasi melalui kerjasama dengan masing-masing
           orangtua.  Oleh karenanya sekolah perlu  membangun  komunikasi
           yang baik dengan orangtua supaya dapat mengetahui progress
           ketersampaian dan penerapan pendidikan anti-bullying.

                 Komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua memiliki
           peran yang  penting dalam membentuk  karakter  diri  seseorang.
           Komunikasi dapat berupa komunikasi secara verbal atau nonverbal
           seperti memberi teladan untuk berperilaku dalam kehidupan sehari-
           hari. Pihak sekolah mengkomunikasikan nilai-nilai yang terkandung


              8     Pendidikan Anti Bullying
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22