Page 133 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 133
Respirasi dapat menyebabkan kerugian pada fraksi karbohidrat
yang dapat larut. Gula dioksidasi menjadi karbón dioksida dan
air. Kehilangan fraksi karbohidrat ini mengakibatkan naiknya
prosentase dinding sel, khususnya selulosa dan lignin sehingga
menaikan kadar serat kasat.
Fermentasi, fermentasi terjadi pada zat-zat makanan organik,
khususnya gula dan pati, yang mengalami oksidasi menjadi
karbón dioksida dan air. Jika keadaan cuaca menguntungkan
dan hay diawetkan dengan metode yang layak, kerugian akibat
fermentasi relatif kecil, namun sebaliknya, kalau terjadi
fermentasi berlebihan akibatnya hay menjadi berwarna merah
tua atau coklat. Kerugian oleh fermentasi tidak berakhir pada
waktu pengawetan, juga pada saat penyimpanan hay dalam
gudang karena akan timbul fermentasi dan panas, sehingga
kualitasnya menjadi turun. Fermentasi berlebihan dapat dicegah
dengan cara mereduksi kadar air hijauan melalui proses
pengeringan yang cepat.
Bleaching terjadi disebabkan oleh destruksi (penghancuran)
kloropil oleh sinar matahari. Bila hay mengalami bleaching, hay
akan menjadi rapuh, kualitas menurun karena turunnya
palatabilitas dan digestibilitas, warna menjadi buruk, aroma
hilang dan nilai berkurang. Aksi bleaching meningkat jika
terkena hujan dan embun. Jika hay mengalami bleaching akibat
penyinaran matahari yang lama, hampir semua karoten hilang.
Leaching , bila selama periode pengawetan hay mengalami
kehujanan, maka akan terjadi penipisan / pengeluaran nutrisi
(leaching) atau terjadi kehilangan nutrisi yang larut dalam air.
121

