Page 134 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 134
Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kerugian akibat
proses pengawetan yaitu penggunaan atap dari plastik
transparan dan para – para pada saat penjemuran. Karena jika
tidak menggunakan atap lebih banyak kehilangan bahan kering
akibat fermentasi dan rontok daun dibanding yang
menggunakan atap. Jika tidak menggunakan atap dan para - para
menyebabkan tejadinya penurunan kadar protein, karena terjadi
peristiwa leaching, rontok daun dan muncul jamur, serta
menyebabkan menurunnya total pigmen, karena terjadi
bleaching. Kandungan nutrisi hay dari proses pengeringan
dengan menggunakan atap dan para – para lebih tinggi, maka
hay tersebut memiliki daya cerna bahan kering dan bahan
organik yang lebih tinggi.
Kerugian Pasca Pembuatan
Kualitas hay yang disimpan dipengaruhi oleh kadar air terakhir
waktu hay akan disimpan, lamanya waktu penyimpanan dan
kelembaban lingkungan sekitarnya. Kadar air terakhir waktu
hay akan disimpan berkisar antara 15-16%. Penyimpanan hay
yang dilakukan sebelum cukup kering / mengandung kadar air
yang berlebihan akan mudah tumbuh jamur, hal ini tidak baik
untuk pakan ternak.
7) Kualitas Hay
a) Ciri – ciri Hay yang berkualitas
Hay yang berkualiatas baik mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
Warna hijau mengkilau/ kekuning-kuningan
Daun-daunnya masih utuh, tidak banyak banyak yang rusak,
bentuk hijauan masih tetap utuh dan jelas, tidak terlalu kering
sebab akan mudah patah Lemas, mudah dibengkokan.
122

