Page 138 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 138

a)  Pemadatan  bahan  silase  (hijauan)  yang  telah  dicacah  dengan  cara
                                    ditekan  menggunakan  alat  atau  diinjak-injak.  Jika  perlu

                                    menggunakan mesin vacum.


                                b)  Tempat penyimpanan (silo) harus ditutup rapat, dan dijaga jangan
                                    sampai  terjadi  kebocoran,  jika  perlu  tumpukan  hijauan  diberi

                                    pemberat  beberapa batu besar atau balok – balok kayu.

                                c)  Mempercepat pembentukan suasana asam dengan cara menambah
                                    bahan pengawet atau bahan tambahan (aditif) secara langsung dan

                                    tidak  langsung.    Beberapa  jenis  bahan  pengawet  secara  langsung
                                    antara lain:

                                      Natrium bisulfat

                                      Sulfur oxida

                                      Asam chlorida
                                      Asam sulfat

                                      Asam propionat.

                                Pemberian  bahan  pengawet  /  bahan  tambahan  (aditif)  secara  tidak
                                langsung dengan bahan-bahan yang mengandung karbohidrat yang siap

                                diabsorpsi oleh mikroba, antara lain :


                                      Molasses              : 2,5 kg/100 kg hijauan.
                                      Onggok                : 2,5 kg/100 kg hijauan.

                                      Tepung jagung         : 3,5 kg/100 kg hijauan.

                                      Dedak halus           : 5,0 kg/100 kg hijauan.

                                      Ampas sagu            : 7,0 kg/100 kg hijauan.
                                Fermentasi terjadi dengan tahapan sebagai berikut:  Sebelum sel-sel di

                                dalam tumbuhan mati atau tidak mendapatkan oksigen, maka mereka
                                melakukan respirasi untuk membentuk energi yang dibutuhkan dalam

                                aktivitas  normalnya.  Respirasi  merupakan  konversi  karbohidrat

                                menjadi  energi.  Respirasi    bermanfaat  untuk  menghabiskan  oksigen
                                yang  terkandung,  beberapa  saat  setelah  bahan  dimasukan  dalam  silo.

                                                                                                        126
   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143