Page 305 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 305

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017

               Estimate). Hasil dari pendugaan parameter untuk melakukan uji hipotesis dan indeks efisiensi
               teknis yang dimiliki oleh petani yaitu:

               Tabel 1. Hasil Estimasi Parameter pada Efisiensi Teknis
                       Variabel          Parameter    Coef      Std. Err     z       P>∣z∣
               _cons                     β0            1.966       0.106     9.97     0.000
               Luas lahan                β1            0.811       0.132     7.66     0.054
               Benih                     β2            0.253       0.081     1.92     0.600
               Pupuk                     β3           -0.042       0.081     -0.52    0.790
               Tenaga Kerja              β4            0.022       0.197     0.27     0.000
               sigma_v                   σv            0.059        0.02
               sigma_u                   σu            0,163       0.034
                                          2
               sigma2                    σ              0.03       0.009
               gamma                     γ             0.896
               Sumber: Data Primer, 2017 (Diolah)

               Rumusan hipotesisnya yaitu:
                          (sudah mencapai 100% efisien secara teknis)
                          (belum dapat mencapai 100% efisien secara teknis)
                      Nilai parameter gamma ( ) senilai 0.896 menunjukkan bahwa variasi dari kesalahan
               pengganggu  dalam  model  dikarenakan  inefisiensi  teknis  (ui)  sebesar  89.6  persen.  Hal  ini
               berarti bahwa perbedaan antara produksi yang sesungguhnya dengan kemungkinan produksi
               maksimum  lebih  disebabkan  oleh  perbedaan  inefisiensi  teknis.  Selisihnya  sebesar  1.55%
               disebabkan oleh kesalahan acak (vi).
                      Indeks efisiensi teknis menunjukkan tingkat efisiensi teknis yang dicapai oleh setiap
               petani dalam menjalankan kegiatan usahatani pada periode tertentu. Hasil dari penelitian ini
               yaitu tingkat  efisiensi  teknis  minimum sebesar 0.674, maksimum  sebesar 0.978 dan secara
               rata-rata sebesar 0.884.  Grafik di bawah ini menunjukkan secara rinci capaian efisiensi teknis
               untuk setiap petani.
























                      Gambar 1. Distribusi Tingkat Efisiensi Teknis Per Petani

                      Rata-rata  tingkat  efisiensi  teknis  yang  dicapai  oleh  usahatani  jagung  di  lokasi
               penelitian  adalah  0.884  yang  dikategorikan  petani  sudah  mencapai  tingkat  efisiensi  secara
               teknis. Artinya bahwa secara keseluruhan rata-rata produktivitas yang dicapai oleh usahatani
               jagung mencapai 88 persen dari frontier  yaitu produktivitas maksimum yang dapat dicapai



                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”     294
   300   301   302   303   304   305   306   307   308   309   310