Page 378 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 378
SEMINAR NASIONAL 2017
Malang 10 April 2017
lain implied or implict vollatility dapat digunakan untuk melakukan peramalan volatilitas
harga yang terjadi dimasa depan yaitu dengan memanfaatkan historical vallatility yang telah
diketahui dengan menggunakan data time serries pada waktu lalu sampai sekarang. Untuk
menilai implied volatility dapat menggunakan pricing formula seperti Black-Scholes models
and Cox-Ross-Rubinstein (Zhao and Goodwin 2011).
3. Metodologi
MGARCH yang digunakan untuk melihat terjadinya volatilitas spillover dalam
penelitian ini adalah MGARCH-BEKK yang dituliskan dalam bentuk sebagai berikut:
Hp,t = CC’ + A’rt-1r’t-1A + B’Hp,t-1B
keterangan:
Hp,t : BEKK conditional volatility
C : Matriks 2 X 2
A : Matriks 2 X 2 ARCH parameter
B : Matriks 2 X 2 GARCH parameter
Hp,t-1 : Lag conditional volatility
rt-1 : Lag error
2
2
2
Apabila nilai r Ft-1, r Dt-1 , r Wt-1 bernilai positif, artinya guncangan harga gula
domestik dan harga gula dunia memiliki tanda yang sama yang akan berdampak pada
covariance secara positif yang merefleksikan kemungkinan terjadinya volatilitas spillover
secara langsung atau tidak langsung antara pasar gula dunia dan pasar gula domestik.
Sehingga akan terjadi co-movement volatilitas antara harga gula di kedua pasar tersebut.
4. Hasil dan Pembahasan
Pengujian volatilitas spillover bertujuan untuk melihat co-movement volatilitas antara
harga gula mentah dengan harga gula domestik. Pengujian yang digunakan adalah
MGARCH-BEKK. yang mana hasil pengujian ini disajikan pada Tabel 1.
Tabel 1. Conditional Variance Equation (MGARCH-BEKK) Harga Gula Mentah dan Harga
Gula Domestik
Nilai
cDD 0.071685
cWW 24.53354
2
v Dt-1 0.000017
hDDt-1 1.010812
cww 24.53354
2
v wt-1 0.074283
hwwt-1 0.194406
cwD -0.47840
v Wt-1 v Dt-1 0.44329**
2
2
hwDt-1 -0.001140
Keterangan : **menunjukkan probabilitas signifikan terhadap taraf signifikansi 10%.
Pada Tabel 1 dapat dilihat bahwa nilai parameter estimasi GARCH lebih besar
dibandingkan nilai parameter estimasi ARCH, hal ini menunjukkan bahwa variance harga
“Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia” 367

